Tech

Tutorial Lengkap: Cara Bersihkan Session OpenClaw yang Berantakan

Panduan lengkap maintenance session OpenClaw. Cleanup, compaction, pruning, orphan sessions, semuanya dibahas lengkap. Bahasa Indonesia campur English.
2 menit baca
4 minggu lalu
Zainul Fanani
Tutorial Lengkap: Cara Bersihkan Session OpenClaw yang Berantakan
📅 14 Apr 2026🤍 0 👁 0 🔗 0

Tutorial Lengkap: Cara Bersihkan Session OpenClaw yang Berantakan

12 menit baca — Beginner to Intermediate


Gateway OpenClaw kamu udah jalan berminggu-minggu. Session numpuk. Beberapa transcript refer ke file yang udah nggak ada. Session store mulai bloat. Tiap kali cek /status, yang muncul hanyalah wall of ghost entries yang bikin pusing.

Ini hal yang wajar. Terjadi pada semua orang yang jalanin OpenClaw cukup lama.

Kabarnya bagus: OpenClaw punya tools bawaan untuk bersihin semua ini dengan aman. Nggak perlu script pihak ketiga, nggak perlu hapus manual secara berisiko. Tinggal pake maintenance commands yang bisa preview dulu sebelum eksekusi.

Guide ini cover semuanya dari official OpenClaw documentation, plus teknik maintenance tambahan yang melengkapi tools bawaan.

diagram
diagram


Kenapa Session Bisa Berantakan?

Setiap pesan di OpenClaw masuk ke session. Session disimpan di disk sebagai dua file:

  • sessions.json — index semua session (metadata, timestamps, active flag)
  • <sessionId>.jsonl — full transcript dalam format JSON Lines

Seiring waktu, beberapa hal bisa bikin session store kotor:

Orphan entries — Transcript file sudah dihapus atau dipindah, tapi entry di sessions.json masih ada.

Expired sessions — Session yang udah lama nggak aktif tapi belum ke-delete otomatis.

Oversized transcripts — Transcript yang terlalu panjang karena conversation panjang tanpa compaction.

Context bloat — Tool results yang menumpuk di memory tanpa pruning.


Cara OpenClaw Sessions Bekerja

Sebelum ngutak-ngatik, penting buat paham gimana session diorganisir.

diagram
diagram

Default behavior:

  • Direct messages — share satu session (default)
  • Group chats — isolated per group
  • Cron jobs — fresh session per run
  • Webhooks — isolated per hook

Method 1: Command Cleanup Official

Ini tools maintenance utama dari OpenClaw. Fungsinya prune old sessions, bersihin orphan entries, dan bounds storage size.

Preview Dulu, SELALU

Jangan pernah langsung jalanin enforcement tanpa preview:

bash
# Preview apa yang mau dibersihkan (aman)
openclaw sessions cleanup --dry-run

# Preview untuk semua agents
openclaw sessions cleanup --all-agents --dry-run

# Preview + fix orphan entries (transcript file udah hilang tapi index masih ada)
openclaw sessions cleanup --dry-run --fix-missing

Outputnya nunjukin session mana yang bakal dihapus dan alasannya. Baca baik-baik sebelum lanjut.

Cleanup Aman dengan Orphan Fix

bash
# Full preview dengan orphan detection
openclaw sessions cleanup --all-agents --dry-run --fix-missing

Kalau preview kelihatan benar, apply:

bash
# Eksekusi cleanup beneran
openclaw sessions cleanup --all-agents --enforce --fix-missing

Maintenance Normal Tanpa Orphan Fix

bash
# Standard enforcement (orphan entries tetap utuh)
openclaw sessions cleanup --all-agents --enforce

Protect Session Tertentu

Kalau ada session yang mau dijaga dari eviction:

bash
openclaw sessions cleanup --enforce --active-key <session-key>

Session key bisa dilihat dari openclaw sessions --json.


Method 2: Setup Automatic Maintenance

Daripada jalanin cleanup manual tiap saat, konfigurasi supaya jalan sendiri. OpenClaw support automatic session maintenance via config.

Tambah ini di openclaw.json:

json
{
  "session": {
    "maintenance": {
      "mode": "enforce",
      "pruneAfter": "30d",
      "maxEntries": 500
    }
  }
}

Fungsi masing-masing setting:

diagram
diagram


Method 3: Compaction (Ringkasan Conversation)

Compaction beda sama cleanup. Ini nggak delete sessions. dari, dia summarize conversation panjang jadi entries yang compact, sambil preserve full history di disk.

Gimana Compaction Bekerja

  1. Waktu session mendekat context limit model, OpenClaw summarize older turns jadi ringkasan singkat
  2. Summary disimpan di transcript file
  3. Recent messages tetap intact
  4. Model lihat context yang lebih lean di turn berikutnya

Kenapa Compaction Penting

Long sessions accumulate tool output yang inflate context window. Ini naikin cost dan bisa force compaction lebih cepat dari seharusnya.

Compaction especially valuable untuk Anthropic prompt caching. Setelah cache TTL expire, request berikutnya re-cache full prompt. Compaction kecilin cache-write size, yang secara langsung turunin cost.

diagram
diagram

Konfigurasi Compaction

json
{
  "agents": {
    "defaults": {
      "compaction": {
        "mode": "safeguard",
        "targetTokens": 4000
      }
    }
  }
}

Kamu bisa pakai model berbeda untuk summarization (berguna kalau primary model kamu kecil atau local):

json
{
  "agents": {
    "defaults": {
      "compaction": {
        "model": "openrouter/anthropic/claude-sonnet-4-6"
      }
    }
  }
}

Compaction vs Pruning

Keduanya saling melengkapi. Pruning jaga tool output lean di antara siklus compaction.


Method 4: Context Pruning

Pruning memangkas old tool results dari memory sebelum setiap LLM call. Berbeda dengan compaction, ini cuma affect in-memory context dan nggak modify transcript file.

Enable Pruning

Pruning auto-enabled untuk Anthropic profiles. Untuk provider lain:

json
{
  "agents": {
    "defaults": {
      "contextPruning": {
        "mode": "cache-ttl",
        "ttl": "5m"
      }
    }
  }
}

Gimana cara kerjanya:

  1. Tunggu cache TTL expire (default 5 menit)
  2. Cari old tool results
  3. Soft-trim results yang oversized (keep head dan tail, sisipkan ...)
  4. Hard-clear sisanya dan ganti dengan placeholder
  5. Reset TTL supaya follow-up requests reuse fresh cache

Legacy Image Cleanup

OpenClaw juga punya automatic cleanup untuk legacy sessions yang nyimpen raw image blocks di history. Dia:

  • Preserve 3 most recent completed turns byte-for-byte
  • Replace older image blocks dengan [image data removed - already processed by model]
  • Ini stop repeated image payloads dari busting prompt caches

Method 5: Inspeksi dan Hapus Session Manual

Kadang kamu perlu lihat persis apa yang ada di sana dan hapus sendiri.

Inspect Semua Sessions

bash
# List semua sessions dalam format JSON
openclaw sessions --json

# Filter by active minutes
openclaw sessions --active 60

Check Gateway Status

bash
openclaw status

Nunjukin session store path, recent activity, dan compaction count.

Hapus Session Tertentu Manual

bash
# Cari session ID dari output --json
# Lalu remove dari sessions.json index
# Dan hapus file .jsonl transcriptnya

# Example: remove session s_abc123
rm ~/.openclaw/agents/radit/sessions/s_abc123.jsonl
# Lalu edit sessions.json untuk remove entrynya

DM Isolation (Cegah Session Bercampur)

Kalau ada banyak orang yang DM bot kamu dan kamu nggak mau mereka berbagi context:

json
{
  "session": {
    "dmScope": "per-channel-peer"
  }
}

Pilihan yang tersedia:

Jalankan openclaw security audit untuk verify setup.


Method 6: Daily dan Idle Reset

Daripada nunggu session expire, bisa force fresh start:

Chat Commands

text
/new          # Mulai session baru
/new <model>  # Mulai session baru dengan model spesifik
/reset        # Reset session saat ini
/status       # Show context usage, model, compaction count
/context list # Show apa yang ada di system prompt

Idle Reset Config

Set sessions buat auto-reset setelah perioda inactivity:

json
{
  "session": {
    "reset": {
      "idleMinutes": 60
    }
  }
}

Kalau daily reset (default 4 AM) dan idle reset keduanya dikonfigurasi, yang mana pun lebih dulu expire, yang itu yang menang.


Method 7: Redis Cache Cleanup (Kalau Pakai Redis)

Kalau kamu punya Redis memory storage yang dikonfigurasi, cached session data mungkin juga numpuk:

bash
# Connect ke Redis
redis-cli

# Check current keys
redis-cli KEYS "*session*"

# Clear session cache (hati-hati!)
redis-cli FLUSHDB

# Atau selectively delete
redis-cli DEL "session:<session-id>"

Check Redis Memory Usage

bash
redis-cli INFO memory | grep used_memory_human

Redis itu optional untuk OpenClaw tapi kalau jalan bareng, dia layak dapat maintenance routine sendiri.


Method 8: Cron-Based Automated Maintenance

Jadwalkan cleanup buat jalan otomatis biar nggak perlu dipikirin:

bash
# Tambah ke crontab
# Jalankan cleanup setiap Minggu jam 2 pagi
0 2 * * 0 /usr/bin/openclaw sessions cleanup --all-agents --enforce --fix-missing >> /var/log/openclaw-cleanup.log 2>&1

# Jalankan dry-run setiap hari jam 1 pagi (log only, no action)
0 1 * * * /usr/bin/openclaw sessions cleanup --all-agents --dry-run --fix-missing >> /var/log/openclaw-dryrun.log 2>&1

Maintenance Routine yang Disarankan

diagram
diagram

Konfigurasi yang Disarankan

json
{
  "session": {
    "dmScope": "per-channel-peer",
    "reset": {
      "idleMinutes": 60
    },
    "maintenance": {
      "mode": "enforce",
      "pruneAfter": "30d",
      "maxEntries": 500
    }
  },
  "agents": {
    "defaults": {
      "contextPruning": {
        "mode": "cache-ttl",
        "ttl": "5m"
      },
      "compaction": {
        "mode": "safeguard",
        "targetTokens": 4000
      }
    }
  }
}

Quick Reference Cheat Sheet


Butuh VPS untuk OpenClaw?

Jalanin OpenClaw 24/7 butuh VPS yang reliable. Kita recommend SumoPod:

Daftar SumoPod VPS — Cepat, affordable, perfect buat jalanin OpenClaw.

Untuk versi English yang lebih teknis:

Read English Version on GitHub — Full technical guide with command reference.


Referensi dan Baca Lanjutan



Guide ini diverifikasi terhadap official OpenClaw documentation (docs.openclaw.ai). Commands di-test pada OpenClaw v2025+.

Tutorial ini bagian dari project OpenClaw Sumopod — membuat automation accessible untuk UMKM Indonesia.

Last Updated: April 2026 Version: 1.0 Author: Radian IT Team


💡 Punya pertanyaan soal OpenClaw? Chat ke Telegram kami atau cek dokumentasi lengkap.

Ada Pertanyaan? Yuk Ngobrol!

Butuh bantuan setup OpenClaw, konsultasi IT, atau mau diskusi project engineering? Book a call langsung — gratis.

Book a Call — Gratis

via Cal.com • WITA (UTC+8)

📬 Subscribe Newsletter

Free

Dapat alert setiap ada artikel baru langsung ke inbox kamu. Free, no spam. 🚀

👥 Join 0+ engineers & tech enthusiasts

F

Zainul Fanani

Founder, Radian Group. Engineering & tech enthusiast.

💬 Komentar

Catatan Fanani

Ngutak-ngatik teknologi, nulis pengalaman.

Perusahaan

  • CV Radian Fokus Mandiri — Balikpapan
  • PT UNO Solusi Teknik — Balikpapan
  • PT Reka Formasi Elektrika — Jakarta
  • PT Raya Fokus Solusi — Sidoarjo
© 2026 Catatan Fanani. All rights reserved.