Skip to content
Tech

Personal AI Use Case: Subscription Hunter

Lo subscribe Netflix 3 platform, Spotify, iCloud, VPN, SaaS — berapa yang beneran lo pake? Agent audit + rekomendasi cancel.
3 minutes to read
2 hari lalu
Zainul Fanani
Personal AI Use Case: Subscription Hunter
📅 7 Jun 2026🤍0 👁 0 🔗 0

Lo sadar nggak kalau rata-rata orang Indonesia punya 5-8 subscription aktif? Netflix (kadang 2 platform), Spotify, iCloud, YouTube Premium, VPN, Canva Pro, Dropbox, domain renewal, hosting, dan masih bisa nambah.

Masalahnya? Banyak yang nggak kepake. Tapi lo tetap bayar tiap bulan. Tahun lalu gue iseng audit — ternyata ada 4 subscription yang udah 3+ bulan nggak disentuh. Total wasted: hampir 2 juta per tahun.

That's where Subscription Hunter comes in.

Kenapa Subscription Gampang Lolos

Ada psikologi di balik subscription model:

"Nanti aja cancel" — 6 bulan kemudian masih bayar.

Bisnis SaaS paham ini. Makanya mereka bikin cancel flow berbelit, offer diskon saat lo klik "cancel", dan kirim reminder di menit terakhir. Bikin lo mikir 2x.

Dulu gue manual — buka email, cek mutasi, catet spreadsheet. Bulan pertama rajin, bulan kedua mulai lupa, bulan ketiga… yaudah.

Solusi: Subscription Hunter AI Agent

Gue bangun custom agent di OpenClaw pake Gog CLI (gog) yang tugasnya cuma satu:

Scan email + flag subscription yang jarang dipake + rekomendasi cancel.

Mermaid diagram
Show diagram source
flowchart TD
    A[Cron Weekly] --> B[Gog CLI Scan Gmail]
    B --> C{Filter}
    C -->|Subscription| D[Extract Subs]
    C -->|Payment| E[Extract Payments]
    D --> F[(SQLite DB)]
    E --> F
    F --> G{Usage Check}
    G -->|Jarang| H[Flag Cancel]
    G -->|Harga Naik| I[Alert]
    H --> J[Weekly Report]
    I --> J

Prosesnya simpel:

  1. Scan — Gog CLI ambil email dari Gmail (filter keyword billing, receipt, subscription, tagihan)
  2. Parse — Extract nama layanan, harga, tanggal billing, payment method
  3. Log — Simpen di database lokal (SQLite)
  4. Flag — Bandingin sama history: udah berapa bulan? Masih dipake?
  5. Recommend — Kalo >60 hari tanpa aktivitas → rekomendasi cancel

Tools yang Dipake

Gog CLI ini game changer — langsung pake API Gmail via service account, nggak ribet setup IMAP. Cukup 3 baris command dan inbox udh bisa di-scan.

Contoh Output

Waktu gue jalanin pertama kali, hasilnya kira-kira gini:

text
📊 Subscription Report — Minggu, 7 Juni 2026

✅ Aman:
  • Spotify Premium — Rp 54.900/bln ✅ dipake 15x/minggu
  • iCloud 200GB — Rp 35.000/bln ✅ full, fotoku semua di sini
  • domain fanani.co — Rp 200.000/thn ✅ critical

🚩 Jarang Dipake (>60 hari idle):
  • Netflix Basic — Rp 153.000/bln — terakhir: 12 Maret ⚠️
  • Canva Pro — Rp 85.000/bln — terakhir: 8 April ⚠️
  • VPS DigitalOcean — $12/bln — terakhir dipake: Februari ⚠️

💰 Potensi Hemat: Rp 285.000/bln → Rp 3.420.000/tahun

Bruh. 3,4 juta setahun cuma lenyap. Dua digit subscription yang literally nggak gue sentuh.

The Power of Agent-Based Audit

Kenapa agent approach lebih powerful daripada app budgeting biasa?

  1. Privacy-first — Semua data lokal, nggak diupload ke cloud pihak ketiga
  2. Customizable — Lo define sendiri threshold "jarang dipake"
  3. Proactive — Nggak nunggu lo inget, agent kirim report mingguan
  4. Scalable — Dari 5 subscription sampai 50, handlingnya sama
  5. Actionable — Bukan cuma laporan doang, ada tombol "cancel" langsung

Ini bagian dari filosofi gue: AI agent bukan cuma buat coding atau content. Untuk urusan duit pribadi sekalipun, agent bisa jadi financial advisor yang jujur.

Implementasi Singkat

Buat yang penasaran, struktur dasarnya simpel:

bash
# 1. Scan inbox buat subscription emails
gog gmail search "from:(billing OR receipt) after:2025-01-01" --max=100

# 2. Parse dengan regex sederhana
# Cari pola: nama layanan + nominal + tanggal

# 3. Simpen ke SQLite
sqlite3 subscription.db "INSERT INTO subs VALUES (...)"

# 4. Compare sama log bulan lalu
# Kalo 2 bulan berturut-turut unpaid → flag

# 5. Kirim report via Telegram
curl -s "https://api.telegram.org/.../sendMessage" \
  -d "chat_id=..." \
  -d "text=$(cat report.txt)"

Gue jalanin via cron tiap Minggu pagi otomatis. Cuma perlu 1 file Python + 1 cron entry.

Bottom Line

Lo bayangin punya asisten pribadi yang tiap minggu bilang: "Bro, lo bayar Netflix 3 bulan padahal nonton cuma 2 jam — cancel aja."

Subscription Hunter itu AI pertama yang gue deploy purely untuk menghemat uang. Bukan buat nambah pendapatan, bukan buat content — purely buat mastiin duit gue nggak bocor tiap bulan.

Dan hasilnya? Lumayan. 3,4 juta setahun yang tadinya lenyap bisa gue alihin buat hal lain.

Yang penting bukan jumlahnya. Tapi habit audit rutin. Karena subscription itu silent leak — nggak kerasa, tapi akumulasinya gede.


Udah audit subscription lo? Atau masih nunda-nunda cancel? 💸

Ada Pertanyaan? Yuk Ngobrol!

Butuh bantuan setup OpenClaw, konsultasi IT, atau mau diskusi project engineering? Book a call langsung — gratis.

Book a Call — Gratis

via Cal.com • WITA (UTC+8)

Newsletter

Subscribe to Newsletter

Artikel baru, automation notes, dan engineering insight. Clean inbox, no spam.

Dengan subscribe, kamu setuju menerima update seperlunya.

F

Zainul Fanani

Founder, Radian Group. Engineering & tech enthusiast.

💬 Komentar